Sebenarnya saya sudah sempat beberapa kali pergi ke tempat ini, tetapi saya tidak pernah pergi sepagi ini. Saya sengaja berangkat sangat pagi, bahkan saya berharap menjadi orang pertama yang bisa tiba di lokasi hari ini, karena saya juga ingin membagi keindahan air terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu kepada anda para pembaca melalui bidikan lensa.
Pagi ini, saya berangkat dari rumah jam 6.25, sebarnya ini juga sudah tidak terlalu pagi, padahal saya berharap jam 7 pagi saya sudah sedang di lokasi. Tetapi, karena ada beberapa kesalahan teknis yang menyebapkan saya sedikit kesiangan. Sementara itu, jarak tempuh dari rumah saya kurang lebih satu jaman. Jalan ke lokasi terbilang cukup mudah dan bagus, tidak ada jalan jelek atau berbahaya. Hanya saja jalannya banyak tikungan yang meliuk-liuk, turunan dan tanjakan juga jalannya kecil. Tapi suasana lalu lintas lengang, meski demikian kita tetap harus berhati-hati sehingga selamat sampai ke tujuan.
Susana dingin dan aroma khas hutan semakin terasa saat saya menelusuri perjalan menuju lokasi air terjun dari pintu masuk. Rasa dingin yang khas air terjun ini saya rasakan sedikit berbeda, mungkin karena masih pagi. udaranya sangat segar. Sepanjang jalan sangat sepi dan aku merasa seperti pemilik tunggal tempat ini untuk hari ini.
Jarak tempuh dari pintu masuk menuju lokasi Air Terjun Benang Stokel tidak terlalu jauh, mungkin sekitar 200 meter saja. Jalannya juga datar dan luas. Dari pintu masuk, kita akan menelusuri hutan yang sangat ramah.
Dan akhirnya saat tiba dilokasi, hempasan angin air terjun menyapa. Percikan air yang terbawa angin menambah aroma khas. Benar saja, aku adalah mungkin orang pertama pagi ini yang menginjakkan kaki disini, yaa keculai ada yang sudah duluan lewat disini.
Sembari menikmati suasana ini, aku mulai menyiapkan kameraku dan mencoba beberapa angel dan aku coba tangkap. Luar biasa. Mungkin sudah ada beberapa air terjun yang pernah aku datangi, tapi ini menjadi spesial karena aku adalah orang pertama, airnya masih sangat bersih, suasanya sangat tenang dan aku sangat menikmatinya.
Sementara itu, setelah puas menikmati Air Terjun Benang Stokel, aku melanjutkan perjalan. Kali ini, aku akan kembali menelusuri hutan yang ramah menuju Air Terjun Benang Kelambu.
Jarak antara Air Terjun Benang Kelambu dan Benang Stokel lumayan jauh. Yang pasti lebih jauh dari pintu masuk menuju Benang Stokel. Traknya juga menaik dan menurun, ini akan lumayan menguras semangat. Tapi akupun tidak sabar untuk segera tiba dilokasi.
Ternyata, saat tiba di lokasi aku sudah keduluan sama sekelompok orang bersepeda dan satu orang bule yang baru pulang. Entah seberapa pagi ia datang kesini.
Sebenarnya, dari pintu masuk kita bisa menuju langsung menuju Air Terjun Benang Kelambu, tapi tidak akan dapat Air Terjun Benang Stokel. Dan kalau ingin mendapatkan keduanya, maka harus lewat Air Terjun Benang Stokel. Kalau kalian ingin kesini, aku sarankan kalian lewat Benang Stokel saja. Karena track perjalannya akan lebih seru dan lebih menarik, dan kalian bisa menikmati keduanya.
Aku kembali menyiapkan lensaku dan mulai membidik beberapa gambar. Aku berusaha mencari angel terbaik sebelum aku memutuskan untuk mandi dan menikmati air terjun ini.
Demikianlah, setelah aku puas menikmati kedua air terjun ini, disaat para pengunjung baru berdatangan, aku baru pulang. Karena aku datang jauh lebih awal dari mereka.
0 komentar:
Posting Komentar