• Twitter
  • Facebook
  • Instagram
  • Youtube

Rabu, 30 November 2016

Nanggi, 2300mdpl | Part 1



Ini adalah perjalanan pertamaku mendaki gunung dengan ketinggian 2300mdpl. Mungkin buat para pendaki 2300 bukanlah angka yang sangat tinggi, tapi bagi saya ini sangat seru dan menantang. Belum lagi trek yang kami lalui sangat menantang. Semua itu meninggalkan kesan cerita yang terbukus rapi dengan indah.
Jumat 25 Nov kami 3 orang berangkat dari rumah, aku, Ihsan dan Hery. Sebelum meluncur drastis, kami sempat mampir di Mataram karena ada beberapa barang yang harus kami lengkapi dan kami packing ulang. Kami mampir di kosnya Ihsan, dan kebetulan kami bertemu teman kos yaitu Ary. Saat kami sedang bersiap-siap, Ary ingin ikut. Kebetulan kami menggunakan dua motor, jadi saya rasa pas satu motor dua orang.
Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 14.00, kami suap untuk berangkat. Tiba-tiba mendung. Sejenak kami perhatikan arah utara, ada cerah tapi ada juga yang mendung. Gerimis sudah mulai berjatuhan walau tidak banyak. Kami akhirnya mempertimbangkan untuk memulai perjalanan. Dan semakin kami menunggu, semakin hujan itu lebat dan gelap. Tapi arah utara, arah yang kami tuju terlihat cerah. Mungkin sebaiknya kami harus menunggu hujan ini reda terlebih dahulu.
Dan perjalan baru bisa kami mulai sekitar jam 16.00, kali ini gerimis manja ini tidak akan menghalangi kami. Aku sendiri mendokumentasikan setiap momen perjalanan kami dengan video dan poto. Memang, ini adalah salah satu tujuan pribadi saya yaitu ingin membuat dokumentasi video dan foto perjalanan menuju ketinggian 2300mdpl.
Rencananya, malam ini kami akan bermalam di Lombok Utara, dan besok pagi baru kami akan mulai muncak. Dan perjalanan dari Mataram ke Lombok Utara sekitar 2 jam ngebut. Kami harus mengejar waktu agar tidak terlalu malam tiba disana. Tapi kami harus menyempatkan untuk melihat satu spot yang lumayan seru di Lombok Utara yaitu Pelabuhan Carik. Dan setelah beberapa foto dan cerita, kami melanjutkan ke tujuan kami.
Entah ibu siapa namanya, yang jelas ibu itu sangat baik sekali. Baik ibu maupun bapaknya, baiknya sangat super kepada kami. Ceritanya bermula dari saat Ihsan menjalani PPL KKN dari kampusnya di sebuah sekolah yang dikelola oleh ibu bapak ini, dan Ihsan sangat dekat dengan mereka, bahkan dianggapnya sebagai anak sendiri.
Kami tidak hanya mendapat jamuan makan malam dan menginap disana, tapi cerita indah yang diceritakan oleh mereka tetang beberapa cerita dari Lombok Utara, itu yang membuatnya menjadi lebih indah. Belum lagi suasana lingkunan yang khas dataran tinggi, dingin dan hebusan anginnya sangat khas. Pemandangan pagi, sinar merah sang mentari dari bali Gunung Rinjani, Gunung tertinggi di NTB bahkan salah satu gunung tertinggi dari 3 gunung di Indonesia.
Dan inilah bagian inti dari cerita hari ini. Menuju 2300mdpl.

To Be Continue ...

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Send Me Your Mail


Mohon Kritik dan Saran

Kirimkan kritik dan saran Anda untuk membantu blog ini lebih baik.

Apabila Anda punya pertanyaan, dapat juga melalui komentar.