Taman Batu Jai terletak tidak jauh dari Lombok International Airport, sekitar 15 menit sampai.
Dan saat kami sampai dilokasi, taman ini begitu ramai akan pengunjung. Aku tidak tahu, apakah karena hari ini minggu atau memang taman ini ramai setiap harinya. Tapi yang aku tahu, taman ini baru, makanya ramai sama pengunjung.
Setelah berkeliling-keliling mencari engel, ada beberapa sudut taman yang bagus untuk difoto, tapi sayangnya terlalu banyak orang sehingga kurang bagus bagi saya.
Targetnya adalah ingin berburu sunset, selain karena aku memang suka berburu sunset, aku juga ingin melihat sunset dari taman ini.
Setelah lama kami mencari engel yang pas, tak kunjung kami dapatkan. Belum lagi cuaca saat itu kurang bersahabat, awan menutupi sinar matahari bahkan mataharinya tidak terlihat sama sekali. Belum lagi kami belum menemukan engel yang pas. Sementara jam sudah semakin sore, sekitar jam 17.30.
Saat paling indah untuk memotret sunset adalah saat matahari memancarkan sinar merahnya. Biasanya sinar ini akan keluar saat matahari sudah dibalik gunung, dan sinar merah ini tidak akan lama. Paling lama sekitar 10 sampai 15 menit. Sayangnya aku tidak tahu kapan sinar itu akan keluar karena matahari tidak terlihat sama sekali.
Aku hampir putus asa karena tidak menemukan engel yang pas. Dan akhirnya kami memutuskan untuk pindah lokasi.
Lokasi yang kami tuju tidak jauh dari lokasi pertama, tepatnya di IPDN Lombok Tengah, hanya berjarak waktu kurang lebih 5 menit.
Dan setelah sampai di lokasi kedua, bahkan aku juga tidak menemukan engel yang pas. Sempat muter-muter mencari engel yang pas, tapi aku tidak menemukannya juga.
Dengan rasa setengah putus asa, sambil mencari inspirasi, kami memutuskan untuk pulang. Rasanya seperti tidak ada yang kami dapatkan hari ini selain cerita kekecewaan ini.
Sebelum pulang, aku sempat mampir di supermarket untuk membeli coklat.
Dan menelusuri jalan pulang, aku melihat setitik cahaya merah di ujung senja. Sayangnya, cahaya itu hanya terlihat sedikit sekali dari tempatku saat itu. Hingga akhirnya saat aku lewat di jalan depan Taman Bendungan Batu Jai, yaitu lokasi pertama tadi, cahaya merah itu terlihat semkain indah. Dan kami pun memutuskan untuk berhenti dan manggil gambar disini.
Karena aku tahu moment ini tidak akan lama, aku buru-buru membuka kamera dan tripod yang sudah aku bawa. Rasanya seperti berburu dengan waktu. Sementara itu, suasana gelap sudah menyelimuti, kendaraan sudah menyalakan lampunya. Dan cahaya merah itu menyisakan cerita tinggal sedikit.
Dan saat aku menyeting kameraku, aku mendapatkan shuter speed 15 detik. Aku memutuskan untuk mencoba long exposure, perpaduan sinar merah senja dan lampu kendaraan yang lewat, aku menuju tengah jalan. Tepat didepanku kabel listrik sangat rendah, hingga menyatu dengan tanah, bahkan temanku sampai-sampai duduk diatas kabel listrik itu demi cerita senja yang tidak ingin kami lewatkan ini.
Dan inilah cerita yang aku dapat, cerita senja di Lombok Tengah. Aku hampir putus asa tidak mendapatkan apa-apa hari ini, tetapi senja itu menyisakan cerita yang sangat indah untuk ku.
0 komentar:
Posting Komentar